PBM Dipercepat, Mahasiswa Keluhkan Sulit Memahami Pembelajaran

oleh -
Percepatan perkuliahan yang membuat mahasiswa kesulitan untuk memahami PBM

MAKASSAR, INTELLIGENT– Kalender akademik Poltekkes Kemenkes Makassar alami perubahan seiring dengan surat dari pusat pendidikan tenaga kesehatan tentang batas tenggat waktu perampungan lembar kinerja dosen (LKD). Namun pada pelaksanaan, sejumlah mahasiswa mengeluh sulit memahami materi pembelajaran yang dipadatkan ini.

Proses Belajar Mengajar semester ganjil ini dimulai dari September 2021 sampai dengan Februari 2022 tidak berjalan sesuai dengan semestinya. Hal ini disebabkan karna Polkesmas memadatkan PBM berakhir hingga akhir bulan Desember mendatang.

Seperti yang diungkapkan oleh Wakil Direktur (Wadir) I Polkesmas, Dr. Rusli, SpFRS, Apt menyatakan bahwa PBM dipadatkan sebelum batas pengumpulan LKD pada 15 Januari 2022.

“Laporan LKD itu berakhir di 15 Januari artinya harus selesai di Desember yang semua kegiatan PBM Di semester ganjil ini, yang awalnya dimulai dari September sampai Februari harus dimajukan ke Desember,” tuturnya.

Ia juga menambahkan bahwa terkait mekanisme percepatan kuliah itu sendiri, tergantung oleh jurusan dan dosen masing masing.

“Percepatan seperti apa bentuknya kami serahkan kepada dosen misalnya beberapa kali pertemuan itu dipadatkan, sehingga itu memenuhi unsur perkuliahan selesai pada 31 Desember. Itu inovasi masing-masing dosen.”

Sejumlah mahasiswa mengeluhkan percepatan kuliah semester ini dikarenakan butuh waktu memahami semua mata kuliah yang dipadatkan disela jadwal kuliah yang juga sudah padat.

Salah satu mahasiswa jurusan kesehatan lingkungan, Mulahizul Amin, mengatakan kurang efektif dikarenakan terkendala dalam memahami mata kuliah selama pemadatan ini.

“Sangat tidak efektif karena dengan percepatan kuliah yang dijalani saat ini bukan hanya satu atau dua saja mata kuliah yang kami harus pelajari atau pahami, tetapi ada beberapa mata kuliah lainnya.” ungkapnya via WhatsApp kepada Kru Intelligent

*Reporter: Kru M-38