OR16INS PKM Gelar Seminar Penanganan Neck Pain

oleh -
Pemaparan materi Seminar Fisioterapi Pencegahan dan Penanganan Neck Pain, Hotel Herper Makassar, Sabtu (11/01).

MAKASSAR, INTELLIGENT – OR16INS, Jurusan Fisioterapi angkatan 2016 Poltekkes Kemenkes Makassar (PKM) sukses menggelar Seminar Fisioterapi “Pencegahan dan Penanganan Komprehensif pada Problem Neck Pain” di Hotel Harper Makassar, Sabtu (11/01).

Dilansir dari laman kemangmedialcare.com, Neck Pain (nyeri leher) adalah gejala yang disebabkan oleh penekanan pada jaringan-jaringan lunak, tulang-tulang, atau sendi-sendi dari tulang belakang servikal. Kondisi ini dapat merambat ke bagian punggung tangan, dan dapat pula membatasi ruang gerak leher dan bahu.

Salah satu pemateri seminar, Surdaryanto,S.St.Ft,M.Fis mengatakan, neck pain dapat terjadi karena kebiasaan melakukan posisi yang salah saat beraktifitas sehari-hari.

“Pemicu neck pain itu muncul dari kebiasaan sehari-hari seperti membaca, mamainkan computer maupun menonton dengan posisi yang tidak ergonomi atau jelek,” ujarnya.

Menurut Sudaryanto, salah satu hal yang dapat menagani masalah neck pain adalah dengan selalu melakukan peregangan di sela-sela aktivitas yang dilakukan.

“Setiap melakukan pekerjaan atau sepanjang melakukan aktivitas, harus selalu melakukan peregangan dan relaksasi aktif disela-sela pekerjaan,” jelasnya.

Neck Pain sendiri adalah salah satu kasus fisioterapi paling sering terjadi setelah nyeri pinggang (Low Back Pain). Seminar ini diharapkan dapat membantu seluruh peserta memahami pencegahan dan penanganan neck pain, sehingga dapat menekan angka kejadian neck pain di masyarakat.

Senada dengan hal tersebut, salah satu peserta seminar, Aidil Syafridah mengatakan, seminar ini telah menambah wawasannya terkait problem neck pain yang banyak terjadi disekitarnya. Ia berharap agar seminar fisioterapi seperti ini lebih sering dilaksanakan.

“Seminar ini sangat menambah wawasan saya, terkhususkan pada problem neck pain, tentang masalah-masalahnya, penyebabnya, dan cara menangani penyakit tersebut,” ujarnya.

*Reporter: Kru-M41