Makassar Siaga Banjir, KSR PMI Unit PKM Siap Menjadi Medis Lapangan

oleh -
KSR PMI Unit PKM Saat Berfoto Bersama Usai mengikuti Apel Siaga Banjir PMI Kota Makassar, Lapangan Karebosi, Rabu (08/01).

MAKASSAR, INTELLIGENT – Usai pelaksanaan apel siaga banjir oleh PMI Kota Makassar, yang diikuti oleh seluruh KSR PMI se-kota Makassar, Korps Sukarela PMI unit Poltekkes Kemenkes Makassar (PKM) siap menjalankan tugas sebagai medis lapangan.

Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Komandan KSR PMI unit PKM, Kurnianto Dwi Wirahadi Utomo. Bersama dengan KSR Akper Anging Mammiri, KSR PMI unit PKM telah diberikan tugas sebagai medis lapangan yang bertugas memberikan tindakan saat ada korban banjir yang memiliki masalah kesehatan.

“Jadi tugasnya kami, kalau ada korban yang mengalami luka ataupun ada yang bermasalah dengan kesehatannya, tapi bersifat sementara, maksudnya disini kita tangani untuk perawatan sederhana,” ungkapnya saat dimintai keterangan usai mengikuti pelaksanaan apel siaga banjir, Lapangan Karebosi Makassar, Rabu (08/02).

Dijelaskan lebih lanjut oleh Yanto, sapaan akrabnya, bahwa di PMI itu sendiri masing-masing ditempatkan pada beberapa sub bagian yang memiliki tugas tersendiri.

“Di PMI itu ada yg bertugas Assessment, Evakuasi, Medis Lapangan, Logistik dan  Distribusi, Posko Admin, dan Dapur Umum,” jelasnya.

Dikutip dari laman bmkg.go.id, dari hasil prakiraan potensi banjir menyebutkan bahwa pada bulan Januari ini, ada sejumlah titik wilayah di Sulawesi Selatan yang dinyatakan siaga banjir, dan beberapa wilayah yang berstatus Potensi Tinggi Rawan Banjir ialah Kota Makassar, Luwu dan Maros.

Yanto menyebutkan, gambaran lokasi yang diperkirakan siaga banjir berdasarkan hasil apel bersama PMI kota Makassar diantaranya adalah Antang, Pampang Tello, Kampung Baru, Bung, BTP, Hamsi, Antara, Kodam III, dan Malengkeri.

“Dan masih ada beberapa wilayah (selain yang telah disebut), tergantung situasi kondisi dan laporan,” ujarnya.

Yanto berharap, apabila nantinya ada wilayah Makassar yang dikepung banjir, ia dan rekan-rekannya di PMI dapat memberikan pertolongan semaksimal mungkin.

“Semoga apa yang dikhawatirkan (banjir) tidak terjadi. Kalaupun ada, kita bisa menanganinya sesuai SOP dan kesiapan yang sudah di rencanakan,” harapnya.

 

 

*Reporter: Kru-03