Mitos Atau Fakta: Minum Air Dingin Bikin Perut Buncit?

oleh -
Ilustrasi konsumsi air dingin

MAKASSAR, INTELLIGENT – Minum air dingin setelah makan maupun setelah berjalan di bawah terik matahari memang sangat nikmat. Namun, muncul anggapan bahwa ketika kita minum air es, membuat tubuh kita menjadi gemuk atau buncit. Hal tersebut dikaitkan dengan alasan bahwa jika kita minum air es, lemak yang ada di dalam tubuh kita membeku. Apakah hal tersebut merupakan mitos atau fakta?

Es batu hanya terbuat dari air mineral. Air dingin ataupun panas tidak berpengaruh apa-apa karena air putih hanya mengandung beberapa mineral dan vitamin. Kandungan air putih tetap berada pada 0 kalori, 0 gram karbohidrat, 0 gram protein, dan 0 gram lemak.

Namun, apabila kita mengonsumsi air dingin yang ditambahkan dengan minuman yang mengandung gula yang tinggi, seperti milk tea, es teh, minuman boba dan minuman tinggi gula lainnya, dapat menghambat peluluhan lemak dan tentu saja dapat membuat badan kita menjadi gemuk.

Menurut Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism, air yang masuk di dalam tubuh akan disesuaikan dengan suhu tubuh kita sehingga air dingin yang kita konsumsi tidak akan membekukan lapisan lemak ditubuh.

Tetapi, dengan mengonsumsi air es setiap hari dan secara berlebihan juga dapat memicu radang tenggorokan, memperlambat detak jantung, memicu sakit kepala, serta membuat kita menjadi mudah haus.

Jadi, mengonsumsi air es tanpa campuran apapun itu tidak akan membuat tubuh kita menjadi gemuk atau buncit, tetapi segala yang berlebihan tentu tidak baik, karena minum air es secara terus-menerus dapat menimbulkan penyakit lainnya.

*Reporter: Kru-M50