Menunggu Peraturan Baru, Prodi Ners Polkesmas Alami Moratorium

oleh -
Ilustrasi penambahan prodi Ners

MAKASSAR, INTELLIGENT – Jurusan keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar (Polkesmas) membatalkan pembukaan Program Studi (Prodi) Ners Jurusan Keperawatan untuk tahun 2021 diakibatkan adanya penundaan di seluruh Poltekkes yang ada di indonesia.

Pembatalan ini diakibatkan adanya penundaan untuk membuka prodi/jurusan baru untuk seluruh Poltekkes yang ada di indonesia akibat belum selesainya aturan yang dibutuhkan.

Seperti yang diungkapkan oleh Ketua Jurusan (Kajur) Jurusan Keperawatan Hj. Harliani, S.Kep, M.Kes, bahwa, prodi ini telah siap pada bulan Agustus ini namun tertunda diakibatkan adanya aturan yang belum siap.

“Jadi sedianya kan Agustus ini kita sudah terima mahasiswa baru karna sudah ada keluar SK nya 2020 kemarin pada bulan 9 tapi rupanya semua politeknik kesehatan di Indonesia moratorium ditanggungkan dulu prodi baru jadi kita tunda penerimaan Ners yah untuk tahun ini,” ungkapnya.

Ia pun menambahkan bahwa persiapan pembukaan ini telah mencapai 75% dan berharap bahwa persiapan tersebut dapat diselesaikan dengan segera agar dapat menerima mahasiswa di tahun selanjutnya.

“karna kan kita sudah berjalan 75% tinggal 25% yang kami karna sudah selesai semua yah, harapannya kita cepat berproses , berdoa mudah-mudahan monitarium cepat selesai proses aturannya jadi kita poltekkes seluruh Indonesia bisa kembali untuk buka prodi Ners,” tambahnya.

Penambahan Prodi Ners ini mendapat tanggapan postif dari mahasiswa jurusan keperawatan itu sendiri.

Seperti tanggapan oleh salah satu mahasiswa jurusan keperawatan Ainun Amini, hal ini merupakan hal yang baik dalam perkembangan pendidikan di Polkesmas dan dapat menghasilkan perwat yang profesional di bidangnya.

“Menurut saya itu suatu hal yang sangat bagus dalam perkembangan pendidikan di lingkup kesehatan terkhusus jurusan keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar. Karena itu merupakan program studi lanjutan dimana akan menghasilkan perawat-perawat yang profesional dan lebih terampil lagi,” ujarnya.

Ia pun berharap bahwa prodi baru ini dapat bersaing dan memiliki mahasiswa yang unggul.

“Semoga bisa menjadi program studi yang unggul dan bisa bersaing serta diperhitungkan dikalangan perguruan tinggi lain” harapnya.

*Reporter: Kru M-34