Kenali Jantungmu Untuk Hidup Lebih Sehat

oleh -501 views
Pemateri saat menyampaikan materi kegawatdaruratan Cardiovascular, Sabtu (15/12).

MAKASSAR, INTELLIGENT – Hasil studi kasus dalam bidang kesehatan mengemukakan setiap 2 menit ada orang yang meninggal dunia akibat henti jantung. 75- 85 % pasien henti jantung terjadi rumah dan area umum (public places), 35- 55 % kematian disaksikan oleh anggota keluarga, dan 95% meninggal sebelum tiba di RS.

Hal ini lah yang mendorong UKM KSR unit 127 untuk mengangkat materi kardiovaskuler mengenai Manajemen Kegawatdaruratan dan Penggunaan Terapi Elektrik Jantung pada seminar nya kali ini.

Pemateri seminar, H. Suradi Efendi S.Kep, Ns. M.Kes. CWCC mengatakan organ jantung memiliki aliran listrik yang dimana aliran listrik itulah yang membuat jantung terus berdetak.

Ada dua masalah umum yang sering terjadi pada jantung yaitu Serangan jantung, dimana pembuluh darah koroner jantung mengalami sumbatan dalam pengahantaran oksigen dan listrik jantung. Sedangkan henti jantung, keadaan dimana aliran listrik jantung sudah berhenti mengalir ke jantung.

“Jadi, serangan jantung dan henti jantung itu beda yah,” ujarnya dalam pemaparan seminar di Auditorium Tidung, sabtu (15/12).

Bentuk penanganan masalah jantung dalam keadaan darurat yaitu dengan cek nadinya, cek nafasnya dan cek respondnya.

Nyeri leher, dagu, abdomen bagian atas, dan juga bahu kiri menjadi patokan gejala awal kondisi jantung yang sedang bermasalah.

“Untuk nyeri abdomen atas itu, jangan di anggap sakit pada uluh hati kena magg. Tapi waspadai bisa saja orang serangan jantung,” jelasnya.

Acuan dari penyakit jantung koroner yaitu dengan menghitung lingkar pinggang seseorang di bagi tinggi badan orang tersebut lalu di kali kan 100.

Jika hasilnya melebihi 55 menandakan orang tersebut 3-7 kali lebih beresiko terkena Penyakit Jantung Koroner (PJK).

Indonesia menjadi salah satu negara yang dimana angka kematian penduduk tinggi akibat masalah jantung. Oleh karena itu, untuk hidup lebih sehat dimasa mendatang perlu kita kenali jantung sejak dini.

 

 

Reporter : *Kru-Nfd-Cka