Kenali dan Terapkan Lima Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat

oleh -
Ilustrasi Penerapan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat, sumber: freepik.com

MAKASSAR, INTELLIGENT — Saat ini tidak sedikit masyarakat yang mengalami penyakit berbasis lingkungan, seperti Diare, Demam Berdarah Dengue (DBD), Muntaber, Tifus, Kecacingan, dan masih banyak lagi. Hal ini dikarenakan masih kurangnya perhatian akan penerapan perilaku higenis dan saniter masyarakat. Adapun langkah penanggulangan yang dapat dilakukan yaitu dengan menerapkan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Sanitasi Total Berbasis Masyarakat sendiri merupakan suatu program untuk memperkuat upaya pembudayaan hidup bersih dan sehat, mencegah penyebaran penyakit berbasis lingkungan, dan meningkatkan kemampuan masyarakat.

Tujuan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia adalah untuk mencapai kondisi sanitasi total dengan mengubah perilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat yang meliputi 3 komponen yaitu penciptaan lingkungan yang mendukung, peningkatan kebutuhan sanitasi, peningkatan penyediaan sanitasi dan pengembangan inovasi sesuai dengan konteks wilayah.

Penerapan STBM ini sangat penting diterapkan, karena dapat meningkatkan personal hygiene, sanitasi dan lingkungan serta perubahan perilaku untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Perlu diketahui juga bahwa STBM ini memiliki 5 pilar penting, pilar tersebut diantaranya :

1. Stop Buang Air Besar Sembarangan,

Kondisi atau perilaku tidak buang air besar sembarangan yang berpotensi menyebarkan penyakit.

2. Cuci Tangan Pakai Sabun,

Perilaku cuci tangan dengan menggunakan air bersih yang mengalir dan sabun.

3. Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga,

Perilaku ini bertujuan untuk memperbaiki dan menjaga kualitas sumber air yang akan digunakan untuk air minum, serta untuk menerapkan prinsip higiene sanitasi pangan dalam proses pengelolaan makanan di rumah tangga.

4. Pengelolaan Sampah Rumah Tangga,

Melakukan kegiatan pengolahan sampah di rumah tangga dengan mengedepankan prinsip Reduce, Reuse, Recycle.

5. Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga,

Contohnya sisa kegiatan mencuci, kamar mandi, dan dapur yang memenuhi standar baku mutu kesehatan lingkungan dan persyaratan kesehatan yang mampu memutus mata rantai penularan penyakit.

Nah, itulah pilar-pilar dari STBM yang penting untuk diterapkan agar  kesehatan dan lingkungan kita dapat terjaga.

*Reporter: Kru M-23