Kemendikbud Subsidi Data 50 GB Untuk Mahasiswa, Ini Kata Wadir II

oleh -
Ilustrasi subsidi kuota Kemendikbud (Foto: detik.com)

MAKASSAR, INTELLIGENT – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menjanjikan pemberian bantuan kuota internet sebesar 50 GB untuk mahasiswa dan dosen yang akan didistribusikan sejak September 2020.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim dalam rapat bersama komisi X DPR. Ia menjelaskan bahwa rencana itu telah mendapat persetujuan dan diberikan anggaran sebesar Rp 9 triliun.

“Kami sudah mendapat persetujuan untuk anggaran sebesar Rp 9 triliun untuk tahun ini yang akan kami kerahkan untuk pulsa atau kuota data bagi siswa, guru, mahasiswa dan dosen selama 3 sampai 4 bulan kedepan,” ungkap Nadiem dalam tayangan rapat kerja di channel Youtube Kemendikbud.

Menanggapi perihal tersebut, Wakil Direktur (Wadir) II Poltekkes Kemenkes Makassar (Polkesmas), Ansar, S. Pd., S. Ft. Physio., M. Kes menjelaskan bahwa Polkesmas sebagai kampus yang berada dalam naungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tetap mengikuti keputusan dan kebijakan langsung dari Kemenkes.

“Kami belum dapat info tersebut, yang jelas kita adalah perguruan tinggi kementerian atau lembaga di bawah Kemenkes. Sementara ini acuan tetap dari Kemenkes,” ungkapnya.

Sementara itu, kini pihak Polkesmas juga tengah mengadakan kembali pemberian subsidi kuota internet yang sempat mandek sebesar 15 GB kepada mahasiswa. Namun, adanya subsidi kuota data 50 GB dari Kemendikbud menuai beberapa tanggapan dari mahasiswa Polkesmas.

Seperti salah satu mahasiswa Jurusan Gizi, Rezki Fitri Ramadani yang menginginkan bantuan kuota internet yang diberikan kepada mahasiswa Polkesmas sama dengan kuota internet yang diberikan oleh Kemendikbud.

“Mengenai keputusan dari Kemenkes mungkin kita tunggu saja dulu perihal keputusannya, semoga tetap dapat nanti kuotanya, walaupun sebanyak yang telah difasilitasi oleh kampus seperti sebelum sebelumnya, tetapi jika ingin diseimbangkan sama dengan Mendikbud itu jauh lebih optimal lagi memfasiitasi mahasiswa dan dosen,” harapnya.

*Reporter: Kru-M52