Dosen PBAK Selenggarakan Lomba Yel-Yel Antikorupsi

oleh -
Semarak: Salah satu kelompok peserta yang sedang menampilkan yel-yel anti korupsi, Kampus Kesehatan Lingkungan, Jum'at, (13/12).

MAKASSAR, INTELLIGENT – Dosen PBAK (Pendidikan dan Budaya Anti Korupsi) juga sebagai PAK (Penyuluh Anti Korupsi) Poltekkes Kemenkes Makassar, Andi Ruhban S. ST., M. Kes selenggarakan lomba yel-yel bertemakan “Anti Korupsi” antar kelas Jurusan Kesehatan Lingkungan di kampus Kesehatan Lingkungan, Banta-Bantaeng, Jum’at, (13/12).

Lomba yel-yel yang diselenggarakan ini menarik perhatian mahasiswa Jurusan Kesehatan Lingkungan. Meski tidak semua kelas yang mengikuti lomba ini, namun kelas-kelas yang mengikuti lomba ini berhasil menunjukkan penampilannya masing-masing.

Penyelenggara lomba, menjelaskan tujuan lomba ini dilaksanakan agar generasi muda ikut mendukung pemberantasan korupsi di Indonesia serta mengenal nilai-nilai antikorupsi guna mencegah adanya perilaku korupsi kedepannya.

“Supaya generasi itu ikut mendukung pemberantasan korupsi di Indonesia. Generasi sekarang kalau tidak bisa mengenal nilai-nilai antikorupsi nanti 5 tahun atau 10 tahun kedepan dia bisa saja akan melakukan korupsi,” Jelasnya saat diwawancarai.

Andi Ruhban juga menegaskan, untuk sementara lomba ini hanya diselenggarakan di Jurusan Kesehatan Lingkungan. Meski hanya di Jurusun Kesehatan Lingkungan, namun tidak menutup kemungkinan kedepannya lomba ini diadakan di 8 Jurusun PKM.

“Untuk sementara di jurusan ini, yang jelas 3 jurusan itu untuk di Poltekkes, kemudian ada 2 perguruan tinggi di luar itu melakukan juga yel-yel tapi tidak dilombakan.” tambahnya.

Salah satu mahasiswa PKM Jurusan Kesehatan Lingkungan Nurul Istiqamah Syahrid mengatakan, teman sekelasnya awalnya kurang antusias saat mendengar akan diadakan lomba yel-yel, namun pada saat sehari sebelum lomba teman sekelasnya mulai bersemangat.

“Awalnya pada saat diumumkan ada kegiatan atau lomba yel-yel saya sendiri biasa-biasa saja, saya tau teman-teman kelas saya terlalu masa bodoh dengan kegiatan atau lomba ini, tapi entah kenapa dari teman-teman saya semuanya punya semangat luar biasa pada saat H-1 lomba ini,” ujar mahasiswi yang duduk di bangku kelas D3 tingkat 1A itu.

Nurul juga mengatakan, dengan adanya lomba ini maka solidaritas dan kekompakan kelas bisa dapat terbangun. Ia juga berpesan kepada mahasiswa lainnya untuk menanamkan nilai antikorupsi.

“Menurut saya lebih membangun solidaritas antarkelas dan lebih menjaga kekompakan seperti itu, kalau pesan saya seperti yang tadi temanya antikorupsi, ayo kita sama-sama menanamkan di diri kita nilai antikorupsi, salam antikorupsi, maju melawan korupsi.” tambahnya.