Djiyah: Alumni PKM Pertama Dapatkan Beasiswa S2 Fisioterapi di Thailand

oleh -1.496 views
Foto Halida Djiyah saat wisuda sarjana sains terapan PKM di Claro Hotel Makassar.

MAKASSAR, INTELLIGENT – Alumni Jurusan Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Makassar (PKM) angkatan 2014, Halida Djiyah(23) berhasil mendapatkan full scholarship untuk jenjang S2 di Universitas Mahidol Thailand dan menjadi lulusan dari Poltekkes Kemenkes Makassar pertama yang mendapatkan beasiswa tersebut.

Universitas Mahidol merupakan sebuah public research university yang berada di Kota Bangkok, Thailand. Kampus ini merupakan salah satu kampus terbaik di Asia lebih tepatnya pada urutan ke 28. Universitas Mahidol memiliki beberapa jurusan yang ditawarkan untuk jenjang S2 salah satunya yaitu Master of Science in Physical Therapy. Universitas Mahidol juga menyediakan program beasiswa pascasarjana dan rekrutmen aktif pada tahun 2018 untuk beberapa negara termasuk Indonesia.

Dia mengatakan informasi persyaratan yang diminta oleh pihak kampus untuk pendaftaran beasiswa itu sendiri cukup jelas dan rinci seperti mengirim transkrip nilai dan reaserch interest sebelum melakukan beberapa sesi wawancara.

“Jadi persyaratan pertama itu kita cuma diminta CV, Scholarship Informatio for Indonesia, transkrip nilai yang sudah di translate ke bahasa Inggris sama riset interest jadi itu kayak gambaran umum calon tesis kita tuh kayak gimana jadi sudah disiapkan memang toh. Jadi pas habis itu udah lengkap kita daftar online terus kita pilih kita mau wawancara di Jakarta atau di Bali. Nah, kemarin saya pilih Jakarta” ungkapnya pada Senin (8/4).

Mengenai persaingan, wanita kelahiran 1996 ini mengaku hanya modal nekat dan niat serta ia cukup merasa pesimis karena harus bersaing dengan orang-orang yang memiliki cukup banyak pengalaman di bidang Fisioterapi.

“Persaingannya tuh ya Allah kayak gimana ya? Cuma modal nekat aja sih sama niat gitu soalnya di webnya itu keliatan tuh yang daftar di bagian Jakarta itu namanya ini ini ini yang daftar di Bali tuh ini kalau di totalin tuh ada 300 lebih lah dan ternyata yang daftar S2 tuh orang-orang yang udah lulusan lama terus ya aduh parah nih saya tuh baru lulus terus belum ada pengalaman sedangkan yang ini udah angkatan-angkatan tua yang daftar kayak udah pesimis terus biar aja lah maksudnya usaha yang terbaik aja gitu kan ya Alhamdulillah berhasil” jelasnya.

Darwis Durahim, selaku ketua jurusan fisioterapi berharap bahwa kedepannya Universitas Mahidol akan banyak mengenal alumni-alumni fisioterapi PKM yang berkualitas dengan memanfaatkan kesempatan yang ada sekarang.

“Kedepannya akan kami kelola dengan bagus, karena bagaimanapun kalau sudah ada satu dari Poltekkes Makassar ini semoga berkualitas disana sehingga suatu saat pihak Mahidol disana banyak tau tentang alumni-alumni Poltekkes Makassar ini” ujarnya.

Beliau juga berpendapat banyak hal yang harus dipersiapkan sejak dini oleh para calon alumni, salah satu yang utama yaitu bahasa kemudian mengetahui bidang yang diminati dan mencari banyak informasi tentang beasiswa bukan hanya di Universitas Mahidol Thailand. Diharapkannya prestasi ini menjadi langkah awal PKM menjadi kampus yang bermutu dan bisa menghasilkan alumni-alumni berkualitas yang mampu memajukan profesi Fisioterapi di Indonesia.

Reporter: *Kru-Nif-Fet