DBD Marak Pada Musim Hujan, Yuk Kenali Tips Pencegahannya

oleh -
Doc: Nurfitriani Azizah

MAKASSAR, INTELLIGENT- Memasuki musim hujan ini, masyarakat perlu mewaspadai dan mengantisipasi serangan berbagai penyakit dengan menjaga kebersihan lingkungan, baik di dalam rumah maupun di luar rumah. Musim hujan ini ditandai dengan cuaca yang tidak stabil. Hal ini membuat kelembaban dan suhu udara sangat tinggi, sehingga menjadi sarang bagi berbagai penyakit, salah satunya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus Dengue yang masuk ke dalam tubuh manusia melalui gigitan nyamuk spesies Aedes. Nyamuk ini lebih aktif pada pagi hingga sore hari dan dapat bersarang diberbagai tempat penampungan air seperti bak mandi, pot bunga, dan lain-lain.

Perlu diketahui bersama bahwa Demam Berdarah Dengue (DBD) sangat berbahaya bagi manusia apabila tidak segera dilakukan perawatan.Di mana Berdasarkan catatan dari Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM), jumlah kumulatif kasus konfirmasi DBD dari Januari hingga September tahun 2022 dilaporkan sebanyak 87.501 kasus dan 816 kematian.

Oleh karena itu, sebelum terkena penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), lebih baik kita melakukan pencegahannya.

Nah, berikut ini upaya-upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) pada musim pancaroba yang dapat kita lakukan, diantaranya :

1. Menguras bak mandi seminggu sekali

Genangan air atau bak mandi yang berisi air bersih ternyata dapat menjadi tempat bagi nyamuk spesies Aedes berkembang biak. Selain itu, nyamuk Aedes betina pertama-tama akan bertelur pada dinding bak yang terisi air yang kemudian larva nyamuk yang menetas dari telur akan mendapat makanan dari mikroorganisme di sekitarnya. Oleh karena itu, kita harus menguras bak mandi minimal satu kali seminggu.

2. Bersihkan wadah penampung air lainnya

Jangan hanya berhenti sampai di kamar mandi.Perabotan seperti baskom, kaleng, vas atau pot bunga, ember, dan lain sebagainya dapat menjadi sarang bagi nyamuk jika tidak rajin dikuras.

3. Pasang kasa atau kelambu nyamuk untuk mencegah nyamuk Aedes Aegypti masuk ke dalam rumah.

Nah, upaya pencegahan yang satu ini bisa dilakukan dengan memasang kasa pada setiap lubang ventilasi dan jendela.

4. Jangan menumpuk atau menggantung baju terlalu lama

Pakaian yang ditumpuk atau digantung, utamanya pakaian kotor ternyata dapat menjadi tempat nyamuk beristirahat. Maka dari itu, hindari untuk menumpuk atau mengganggu pakaian terlebih pada tempat-tempat yang minum cahaya.

5. Gunakan lotion atau krim anti nyamuk

Upaya yang satu ini dapat dilakukan ketika kita beraktivitas di luar rumah pada waktu-waktu nyamuk spesies Aedes aktif pada pagi atau sore hari.

6. Gunakan pakaian tertutup saat keluar rumah

Dengan menggunakan pakaian yang tertutup, maka dapat meminimalisir gigitan nyamuk spesies Aedes yang dapat menimbulkan Demam Berdarah (DBD) ketika beraktivitas.

7. Pangkas dan bersihkan tanaman liar di pekarangan rumah

8. Menjaga daya tahan tubuh

Dengan sistem kekebalan tubuh yang baik, risiko kita terkena penyakit pun dapat dikurangi. Oleh karena itu, upayakan untuk mengonsumsi makanan yang bergizi, rutin berolahraga, dan minum air minimal 8 gelas sehari.

Nah, itulah beberapa tips yang dapat diterapkan sebagai upaya meminimalisir lonjakan Demam Berdarah Dengue (DBD) selama musim hujan. Jangan lupa tetap terapkan pola hidup bersih dan sehat untuk melindungi diri, keluarga, dan lingkungan sekitar.

*Reporter: Kru 23