Tarif Aspuri Alami Kenaikan; Mahasiswa: Tak Ada Perbaikan

oleh -
Ilustrasi Kenaikan Tarif Asrama Putri (Aspuri)

MAKASSAR, INTELLIGENT — Asrama putri (Aspuri) mahasiswa jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassar (Polkesmas) mengalami perubahan tarif sewa tahun ini. Tarif sewa mengalami kenaikan yang semula 150 ribu perbulan untuk satu mahasiswa menjadi 250 ribu perbulannya.

Kenaikan tarif sewa ini tentu membuat mahasiswa penghuni asrama putri terkejut dengan pemberitahuan yang tiba-tiba. Mahasiswa mempertanyakan alasan kenaikan tarif yang diberlakukan.

Tak ada alasan jelas dan pasti yang disampaikan oleh pengelola kepada para pengguna fasilitas mengenai naiknya tarif sewa. Selain itu, kenaikan tarif sewa tidak seiringan dengan perbaikan fasilitas yang didapatkan mahasiswa di asrama putri.

Seperti yang diungkapkan salah satu penghuni asrama putri, Angel (bukan nama sebenarnya) bahwa tidak ada alasan jelas yang disampaikan mengenai kenaikan tarif tersebut.

“Sebenarnya tidak apa-apa ji naik cuman seharusnya dikabari dan diberi alasan kenapa bisa naik,” ungkapnya kepada kru Intelligent.

Ia juga menambahkan terkait dengan kenaikan tarif yang tak seiring dengan perbaikan fasilitas yang didapatkan oleh penghuni asrama.

“Fasilitas asrama juga setidaknya diupgradelah, contoh itu airnya yang selalu digunakan sering mati-mati dan kotor, setidaknya bisa diperbaiki atau digantikah jadi air PDAM,” ungkapnya kepada kru Intelligent.

Salah satu penghuni lainnya, Andi Ayu Indriani menyayangkan respon pengelola terhadap laporan kerusakan dimana setelah itu hingga saat ini tak kunjung adanya perbaikan sehingga kenyamanan mahasiswa terganggu.

“Setiap kali kami menghadap kepada pihak penanggungjawab aspuri mengenai kerusakan fasilitas, selalu saja pihak penanggungjawab mengatakan nanti dilaporankan ke direktorat tetapi tetap tidak ada perbaikan,” paparnya ke kru Intelligent.

Ia pun menambahkan bahwa ada beberapa fasilitas yang dilaporkan sudah tidak dapat digunakan dan butuh perhatian oleh pengelola aspuri.

“Kerusakan fasilitas yang kami sudah laporkan seperti kran air rusak, stop kontak yang tidak berfungsi, dan lantai kamar yang rembes,” tambahnya.

Disisi lain, Nurul Hikmatul Aliyah yang juga salah satu mahasiswa penghuni asrama putri mengharapkan dengan adanya kenaikan tarif sewa ini perhatian pengelola terhadap fasilitas yang ada didalam asrama putri pun semakin akan meningkat.

“Dengan meningkatnya tarif biaya asrama, diharapkan fasilitas asrama juga lebih diperhatikan lagi sehingga mahasiswa dapat menetap dengan nyaman,” ungkapnya.

*Kami telah berusaha menghubungi pihak pengelola, namun hingga saat berita ini diterbitkan, pihak pengelola tidak memberikan keterangan.

*Reporter: Kru 02