Sudahkah Menggunakan Masker Dengan Benar?

oleh -434 views
Cara Pemakaian Masker Yang Benar

MAKASSAR, INTELLIGENT – Setiap orang yang sedang sakit dengan mudah menularkan pernyakitnya pada orang lain. Khususnya penyakit yang disebabkan oleh virus. Karenanya, setiap orang yang sedang menderita penyakit penular mikroorganisme dihimbau agar menggunakan masker saat berinteraksi dengan orang lain.

Tidak hanya orang sakit, semua orang sehat juga dianjurkan sesering mungkin menggunakan masker karena mikroorganisme berada dimana-mana. Apalagi bagi seorang tenaga kesehatan yang sudah paham betul cara penularan virus, harus selalu menggunakan masker saat berinteraksi dengan pasiennya.

Seperti yang diungkapkan oleh salah satu Dosen Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar, Suhartatik,S.Kep,Ns,M.Kes. Ia mengatakan, semua orang seharusnya menggunakan masker untuk melindungi diri karena lingkungan yang mengandung banyak virus dan kuman. “Masker juga tidak hanya digunakan para tenaga medis, tetapi masyarakat juga,” ujarnya.

Masker yang dimaksud adalah masker bedah, yaitu masker penutup hidung dan mulut yang banyak beredar dipasaran. Masker ini memiliki dua sisi yang berbeda, sisi hijau dan putih.

Beberapa waktu yang lalu, masyarakat dihebohkan dengan video yang viral tentang penjelasan menggunakan masker yang benar. Dalam video tersebut dijelaskan, pemakaian masker yang benar adalah sisi hijau di bagian luar khusus bagi orang yang sedang sakit, sedangkan sisi putih dibagian luar (dibalik) bagi orang yang sehat.

Dijelaskan lebih lanjut dalam video, sisi putih masker merupakan filter/penyaring virus, sehingga bila sisi putih dibagian luar dapat mencegah virus masuk . Sebaliknya jika sisi putih didalam, mencegah virus keluar dan menyebar ke lingkungan.

Setelah video tersebut sempat viral, beberapa orang terlihat mulai mengaplikasikan informasi tersebut. Bahkan di rumah sakit atau puskesmas, tak jarang dijumpai contoh menggunakan masker yang dibalik seperti anjuran dalam video yang viral tersebut.

Setelah ditelusuri, ditemukan fakta bahwa informasi dalam video tersebut ternyata tidak benar. Salah satu Dosen Jurusan Keperawatan PKM, Hj. Simunati, S.Si.,S.Kep.,M.Kes juga membantah hal tersebut. Ia menegaskan bahwa bagian yang berwarna hijau harus berada diluar, karena kawat yang ada pada bagian atas masker berguna untuk ditekan mengikuti lekuk hidung sehingga mencegah efek kebocoran.

“Penggunaan masker memang sudah diatur dalam teori. Kecuali memang ada pabrik yang memproduksi masker dengan cara seperti itu, tapi sebenarnya tidak masuk akal kalau seperti itu cara penggunaannya,” jelasnya saat diwawancarai, Kamis (16/05).

Jika dipahami lebih lanjut, sebenarnya masker jenis ini terdiri dari tiga lapisan. Lapisan pertama adalah lapisan dalam, berwarna putih. Lapisan ini didesain dengan tekstur halus karena bersentuhan langsung dengan wajah. Lapisan kedua adalah lapisan penyaring/filter yang berguna menahan virus atau kuman agar tidak masuk ke tubuh atau tidak keluar ke lingkungan. Dan lapisan ketiga, lapisan paling luar yang berwarna hijau, dengan tekstur yang sedikit kasar dan berbulu.

Dengan susunan lapisan masker ini, ketika menggunakan masker dengan cara yang salah, dapat menyebabkan iritasi kulit, karena bagian yang paling luar (sisi hijau) memiliki bahan yang tidak cocok bersentuhan dengan kulit.

Maka dari itu, menggunakan masker harus dilakukan dengan cara yang benar agar terhindar dari virus, tidak menularkan virus pada orang lain, maupun tidak terkena iritasi kulit.

*Tulisan ini telah terbit di Surat Kabar Mahasiswa Intelligent Edisi III