SOFLED VI, BEM Ingin Tingkatkan Mutu Peserta

oleh
Peserta Sofled VI menerima materi yang di bawakan oleh demisioner bpm 2013.


MAKASSAR , INTELLIGENT – BEM PKM (Badan eksekutif mahasiswa politeknik kesehatan makassar) SOFLED VI (School of leadhership), Jumat, 9 Desember kemarin malam di buka oleh presiden mahasiswa Nur Alim.
Kegiatan yang berlangsung hingga Minggu ,11 Desember 2016 Di rumah adat majene benteng somba opu , di ikuti oleh 46 orang Dari 8 jurusan, kata ketua panitia SOFLED VI, ujar Nem.
Nem mengatakan, School of leadhership ini setiap tahun rutin di adakan oleh BEM PKM.
“Tapi konsep dari penerimaan calon anggota berbeda dengan tahun lalu.Tahun lalu , tes tertulis tahap awal dan tes wawancara tahap 2, kalau sekarang tes wawancara tahap 1 dan tes tertulis tahap 2,”
Nem juga mengatakan, konsep SOFLED tahun ini lebih mengembangkan retorika dari peserta .
“Kita ingin mengetahui mentalnya itu seperti apa, bukan mengenai jawab tulis soal dan nilai tinggi saja,” ujar nem.
Lebih meningkatkan mutu kader kedepannya agar di tingkatkan lagi, harapnya setelah SOFLED nanti.
Ia juga mengatakan, bahwa kegiatan tersebut merupakan syarat bagi kader untuk menjadi anggota BEM PKM nantinya. 
Clara, salah satu peserta mengatakan , kegiatan yang dilaksanakan ini sangat baik dalam standar melaksanakan kegiatannya.
“Di sinilah saya dapat belajar ,bisa mendapatkan hal yang di namakan sekolah dari kepemimpinan itu,” Ia juga mengatakan , dia lebih tertarik kepada materi manajemen aksi.
“Tapi kalau di fikir kembali dari perkataan dosen katanya kalau melakukan aksi di lingkup POLTEKKES itu di DO (drop out), terus saya berfikir bagaimana kira- kira kita mengungkapkan tujuan dan keinginannya kita sebagai mahasiswa , bagaimana caranya kita mengambil andil dalam negeri ini, kalo peraturan institusi yang membawahi kita sudah seperti itu,” tambahnya.

*Reporter :Kru/01