Sepihak Tanpa Mahasiswa, Ketua Panitia : PKL Daring Merupakan Keputusan Pimpinan

oleh -
Ilustrasi rapat pimpinan (Foto : spn.or.id)

MAKASSAR, INTELLIGENT – Sebelumnya, keputusan sepihak tanpa melibatkan mahasiswa yang dikeluarkan Poltekkes Kemenkes Makassar (Polkesmas) terkait pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Terpadu Polkesmas secara daring atau online menuai berbagai kritikan dari pihak mahasiswa Polkesmas.

Keputusan ini dilatarbelakangi pemenuhan tuntutan kurikulum yang harus dicapai oleh pihak kampus di tengah pandemi COVID-19 yang tak kunjung reda, sebab kalender akademik tetap berjalan dalam kondisi tersebut.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Panitia PKL Terpadu Polkesmas, Dr. Siti Nurul Fajriah, S.Pd, S.Ft.Physio, M.Kes. Ia mengatakan bahwa alasan tersebut menjadi pertimbangan bagi pimpinan Polkesmas untuk mengeluarkan keputusan terkait pelaksanaan PKL daring.

“Tuntutan kurikulum harus dilaksanakan, kalender akademik tidak ada perubahan, kondisi COVID-19 belum jelas, sehingga keluar keputusan pimpinan, kami hanya menyiapkan,” bebernya ketika diwawancarai, Minggu (10/05).

Pelaksanaan PKL daring akan dilakukan dengan intervensi promosi kesehatan (Promkes) dalam bentuk video audiovisual dan leaflet online, sementara, intervensi praktis berupa video audiovisual dapat dibuat sendiri atau memanfaatkan aplikasi Youtube.

“Koordinasi dengan pembimbing, Kepala Desa (Kades), dan KK serta pihak terkait via online, intervensi berupa promkes dalam bentuk video audiovisual dan leaflet online serta intervensi praktis dalam bentuk video audiovisual, baik yang dibuat mandiri atau sudah ada di Youtube,” terangnya.

Ia menambahkan,  PKL daring tetap bertujuan agar mahasiswa mendapatkan pengalaman menangani masalah kesehatan di masyarakat secara langsung dengan menganalisis permasalahan stunting yang ada di keluarga.

“Capaian PKL adalah untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mengatasi masalah kesehatan di masyarakat. Setiap peserta akan mendapat pengalaman mengasessment 1 KK dan menganalisis apa permasalahan yang ada di KK terkait stunting,” ujarnya.

*Reporter : Kru-M11