Kembali Nakhodai MAHACITAKA, Fitrayanto Gaffar Rancang Perbaikan

oleh -
Demisioner UKM MAHACITAKA PKM 2018 (kiri) saat menyerahkan amanah lanjutan kepemimpinan secara simbolis kepada Formatur Terpilih Ketua Umum, Fitrayanto Gaffar (kanan) saat Musyawarah Anggota ke VI, Sekretariat UKM MAHACITAKA PKM, Tidung, Minggu (09/02).

MAKASSAR, INTELLIGENT – Formatur Terpilih Ketua Umum UKM MAHACITAKA PKM Periode 2020-2021, Fitrayanto Gaffar  mengutarakan niatnya mencalonkan diri menjadi Ketua Umum guna mengadakan perbaikan bagi lembaganya, UKM MAHACITAKA PKM.

Setelah mengabdi selama satu tahun kepengurusan selaku Ketua Umum MAHACITAKA tahun 2019, Fitrayanto Gaffar kembali terpilih menjadi Formatur Terpilih Ketua Umum Mahacitaka periode selanjutnya lewat pemilihan yang diadakan di Musyawarah Anggota VI Unit Kegiatan Mahasiswa Kesehatan Pecinta Alam Lingkungan Hidup Politeknik Kesehatan Makassar (Musang VI UKM MAHACITAKA PKM)

Mahasiswa yang kerap disapa Fitra dari Jurusan Sanitasi Lingkungan ini membeberkan beberapa rancangan kerjanya sebagai strategi perbaikan di bawah kepengurusannya, yaitu memperbaiki sistem pendidikan dan pengembangan minat dan bakat di UKM MAHACITAKA PKM serta menyempurnakan program kerja jangka panjang mereka.

“Terkhusus untuk menggodok kembali program kerja jangka panjangnya kami dan mimpi besarnya kami yaitu punya sarana latihan panjat (wall) agar kembali muncul atlet-atlet seperti yang sempat ada beberapa tahun lalu,” ungkapnya ketika diwawancarai via Whatsapp, Minggu (10/2).

Keputusannya untuk memimpin selama dua kepengurusan bukan tanpa dasar, Fitra mengakui pengalamannya pada tahun sebelumnya ia jadikan pembelajaran pada periode ini. Visi dan misi yang telah dia rancang kali ini diharapkan sesuai dengan kebutuhan lembaganya.

“Saya ambil visi misi yang berbeda karena saya sudah tahu apa kekurangan yang ada di kepengurusannya saya di tahun 2019 sehingga saya membuat visi misi baru untuk periode 2020-2021 yang sesuai dengan kebutuhan lembaga dan didorong oleh niat baik yang saya sudah pegang dari awal bergabung di UKM MAHACITAKA PKM,” tuturnya.

Sebagai tambahan, dirinya menguraikan visi dan beberapa misi yang akan ia jadikan patokan dalam satu periode kepengurusan. Visi yang ingin dicapai adalah menjadikan organisasi UKM MAHACITAKA PKM bertindak kritis, tangguh, berjiwa sosial, dan berjiwa kepetualangan serta peduli terhadap keseimbangan lingkungan.

Menanggapi terpilih kembalinya Fitrayanto Gaffar sebagai Ketua Umum untuk kali kedua, Formatur Terpilih Ketua Umum BPM PKM, Yayat Sudrajat tidak mempermasalahkannya, sebab tidak ada aturan yang mengikat bahwa mahasiswa yang berlembaga harus 2 tahun atau lebih, tetapi tergantung pada kemampuan mahasiswa itu sendiri.

“Biasanya masalah utama yang dihadapi hanya 2 tahun berlembaga adalah dia sudah mau fokus akademik untuk selanjutnya dan akan lebih dikhususkan kepada mahasiswa DIII, jadi intinya aturan dari birokrasi untuk ini, kami juga belum pernah melihat batasan mahasiswa berlembaga,” tungkasnya.

*Reporter: Kru-M11