Dua Anggota Persma UMI Dikriminalisasi, Pihak Kampus Enggan Terlibat

oleh -
Aliansi Pro Demokrasi (API Kampus) menggelar aksi demonstrasi di Jalan Urip Sumoharjo, Selasa (09/11).

MAKASSAR, INTELLIGENT – Menyikapi pemanggilan dua jurnalis pers mahasiswa Universitas Muslim Indonesia oleh kepolisian Polrestabes Makassar berdasarkan surat laporan Nomor B/3400/X/Res.1.6/2021/Reskrim tertanggal 30 Oktober 2021 yang ditujukan kepada Sahrul Pahmi dan Nomor B/3401/X/Res.1.6/2021/Reskrim ditujukan kepada Ari Anugrah. Aliansi Pro Demokrasi (API) Kampus kembali menggelar aksi demonstrasi di Jalan Urip Sumoharjo, Selasa (09/11).

Aksi yang dilakukan didepan Rektorat UMI itu menuntut pihak kampus untuk bertanggung jawab atas dilaporkannya dua mahasiswa dan meminta pihak kampus membuka ruang diskusi untuk menyelesaikan persoalan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Tapi hingga saat ini, pihak kampus seakan lepas tangan terhadap kasus tersebut.

Nana selaku Humas Aliansi Pro Demokrasi (API) Kampus menuturkan bahwa pihak kampus hingga saat ini enggan terlibat dalam persoalan ini. “Sampai saat ini, tuntutan itu belum direspon, tuntutan kami masih sama soal kampus membuka ruang mediasi terkait kasus ini, karena kampus tidak boleh lepas tanggung jawab begitu saja. Ini masalah hadir karena urusan mahasiswa dengan birokrasi,” tukasnya.

Pemanggilan terhadap kedua jurnalis persma UMI ini merupakan buntut dari penggusuran Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di UMI. API Kampus telah bertemu dengan pihak kampus pada aksi sebelumnya, tetapi respon pimpinan kampus terkesan tidak peduli dan mengelak dengan alasan birokrasi tidak berkompeten mengurusi kasus kriminalisasi ini.

Aldo selaku Jendlap Aliansi Pro Demokrasi (API) Kampus menjelaskan bahwa pihak kampus sama sekali tidak memberi ruang diskusi maupun melakukan koordinasi terkait penggusuran sekretariat .

“Kami tidak akan turun hari ini, jika pihak kampus berbicara baik-baik dan membuka ruang mediasi dengan mahasiswa, tapi nyatanya pada insiden itu pihak kampus Universitas Muslim Indonesia itu menggusur paksa teman-teman yang berada di kompleks UKM,” jelasnya.

*Reporter: Kru M-02