Luncurkan Petisi, Forkompi: Mahasiswa Poltekkes Dicekik Bayaran

oleh -
Ilustrasi dicekik bayaran (Foto: pxhere.com)

MAKASSAR, INTELLIGENT – Forum Komunikasi Mahasiswa Poltekkes Kemenkes se-Indonesia (Forkompi) membuat petisi berjudul Mahasiswa Poltekkes Dicekik Bayaran yang ditujukan kepada Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan (BPPSDMK), Kementerian Keuangan dan Kementerian Kesehatan.

Dalam deskripsi petisi tersebut Forkompi menginginkan pengadaan kebijakan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) serentak dengan nominal yang telah diperhitungkan sebelum mahasiswa Poltekkes membayar SPP pada semester gasal.

Koordinator Forkompi Wilayah 5, Nur Fajri Oktaviani mengatakan bahwa petisi yang diluncurkan Forkompi bertujuan untuk mendapatkan dukungan aspirasi serta menjadi penguat data dalam pelaksanaan audiensi.

“Petisi ini dilakukan untuk mendapat dukungan serta suara bahwasanya aspirasi ini belum selesai dan akan diaudiensi kembali bersama-sama sebagai salah satu lampiran penguat data,” ujar Fajri ketika diwawancarai oleh Kru Intelligent, Rabu (08/07).

Petisi Forkompi dengan judul Mahasiswa Poltekkes Dicekik Bayaran menargetkan 15 ribu tanda tangan. Sejak dibuat pada Rabu (08/07) hingga saat ini, petisi tersebut telah ditandatangani lebih dari 10 ribu akun.

Salah satu mahasiswa Poltekkes Kemenkes Makassar yang bertanda tangan, Nurul Kaida menyampaikan, fasilitas kampus yang tidak sepenuhnya digunakan menjadi alasannya untuk menandatangani petisi tersebut. Ia juga berharap akan ada keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) di tengah kondisi pandemi saat ini.

“Adanya kebijakan dari pihak yang bersangkutan mampu meringankan beban mahasiswa di tengah pandemi ini, apalagi yang masalah pembayaran UKT setidaknya ada keringanan yang diberikan karena mahasiswa juga tidak pakai seutuhnya fasilitas dari kampus,” ungkapnya.

*Reporter: Kru-M53