Sunatan Massal Baksos Terpadu Kema PKM Nyaris Tak Terlaksana

oleh -
Sunatan : Salah Satu Agenda Kegiatan Dalam Baksos Kema PKM, di Pustu Desa Topejawa, Sabtu (24/08).

MAKASSAR, INTELLIGENT – Salah satu kegiatan dalam Bakti Sosial Terpadu Keluarga Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Makassar (Kema PKM), yakni Sunnatan Massal nyaris tak dapat dilaksanakan.

Hal ini dikarenakan kurangnya peserta yang berpartisiasi dalam sunatan. Walau telah memaksimalkan sosialisai dengan mendatangi langsung setiap rumah warga, namun total peserta sunatan yang akhirnya berpartisipasi hanya sejumlah 3 anak saja.

Ketua Panitia, Hijjatul Akbar mengatakan, pihak panitia tetap melanjutkan pelaksanaan sunatan massal sehubungan dengan permintaan langsung dari HMJ Keperawatan PKM. Namun, Akbar mengaku tetap puas dan merasa telah mencapai target mengingat Kegiatan Sunatan baru pertama kali dilakukan oleh Kema PKM.

“Tapi menurutku saya mencapai targetmi karnakan ini juga Sunatan Massal barupi di laksanakan sebagai terobosan baru di Baksos Terpadu Kema PKM,” ujarnya saat ditemui di Depan Lapangan Topejawa, Kabupaten Takalar, Minggu (25/08).

Sunatan massal sebelumnya memang telah pernah dilaksankan di Desa Topejawa, sehingga sejumlah anak-anak di desa tersebut telah disunat. Tak heran jika dalam kegiatan sunatan kali ini hanya sebagian anak yang ikut berpartisipasi.

Seperti yang diungkapkan oleh Koordinator Acara Baksos, Riswahyuni. Ia mengaku bahwa sunatan ini hampir tak dilaksanakan karena sebelumya telah pernah dilakukan oleh kampus lain.

“Sudah ada yang pernah melaksanakan Sunatan massal dari mahasiswa kampus lain dan pada saat itu juga banyak pendaftarnya, kira-kira ada 40 orang anak yang mendaftar,” jelasnya.

 

 

*Reporter: Kru-M49