SKKM Tak Terpenuhi, Kasubbag Kemahasiswaan : Kemungkinan Tidak Bisa Wisuda

oleh -
Ilustrasi Wisuda (Foto: Liputan6.com)

MAKASSAR, INTELLIGENT – Satuan Kredit Kegiatan Mahasiswa (SKKM) adalah poin kredit yang dijadikan ukuran mahasiswa yang aktif melaksanakan setiap kegiatan organisasi kemahasiswaan.

Dikutip dari Draft Pedoman SKKM Poltekkes Kemenkes Makassar, ketentuan angka kredit yang harus dipenuhi berbeda tiap jurusan. Setiap mahasiswa program D-III harus memperoleh minimum 16 angka kredit selama masa studinya, sedangkan mahasiswa program D-IV minimum 20 angka kredit.

SKKM bertujuan mengembangkan kemampuan soft skills mahasiswa dalam berfikir kreatif, kritis, analitis, sintesis, mengkomunikasikan ide/gagasan, belajar, bekerjasama dalam tim, mengatur waktu, manajemen diri dan berani mengambil resiko serta kemampuan pengambilan keputusan.

Sehingga diharapkan setiap mahasiswa Poltekkes Kemenkes Makassar mampu terbentuk menjadi insan cerdas, arif dan kreatif, kompetitif dan berakhlak mulia.

Mempertimbangkan pentingnya peran SKKM tersebut, Kepala Sub Bagian Kemahasiswaan PKM, Manjilala, S. Gz, M. Gizi memperkirakan penerapan rancangan diberlakukannya konsekuensi tidak dapat megikuti ujian akhir hingga tidak dapat diwisuda jika SKKM tak terpenuhi.

“Nah itu yang sekarang masih dibicarakan, konsekuensinya antara tidak bisa ikut ujian akhir atau tidak bisa ikut wisuda,” ujarnya saat diwawancarai via whatsapp, Senin (09/09).

Rancangan tersebut masih menunggu kesepakatan para Ketua Jurusan di Poltekkes Kemenkes Makassar. Panduan ini dalam tahap finalisasi sebelum disosialisasikan.

Manjilala melanjutkan, jika pada tahun ini panduan terkait SKKM telah diresmikan, maka tahap sosialisasi baru akan dijalankan di tahun depan dan berlaku efektif pada tahun 2021.

“Belum, kalau pun tahun ini panduannya sudah resmi maka sampai tahun depan masih tahap sosialisasi praktis, jadi tahun 2021 baru berjalan efektif,” ungkapnya.

 

 

*Reporter: Kru-M52