Sambangi Warga Bantaeng, KSR-PMI PKM Serahkan Paket Bantuan

oleh -
UKM KSR-PMI PKM menyalurkan bantuan untuk warga di Kabupaten Bantaeng, Minggu (28/06).

MAKASSAR, INTELLIGENT – Banjir bandang yang menerjang wilayah Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan mengakibatkan sejumlah rumah warga dan fasilitas umum mengalami kerusakan. Kondisi tersebut membuat UKM KSR-PMI PKM mengadakan penyaluran bantuan secara langsung ke rumah warga pada Minggu (28/06).

Sebelumnya, Unit Kegiatan Mahasiswa Korps Sukarela Palang Merah Indonesia Unit Poltekkes Kemenkes Makassar (UKM KSR-PMI PKM) telah mengumpulkan donasi yang digalang melalui akun media sosial milik KSR-PMI PKM sejak Kamis (25/06).

Kepala Divisi Pelayanan Kesehatan UKM KSR-PMI PKM, Airmawati Febrilia mengungkapkan, paket bantuan yang didistribusikan oleh KSR-PMI PKM bagi warga Bantaeng, berupa alat makan, pakaian, kasur dan beberapa jenis bahan pokok.

“Bentuk penyaluran donasi yang kami lakukan yaitu dengan langsung membagikan paket ke setiap rumah, didampingi dan diarahkan oleh teman-teman dari PMI Bantaeng dan jenis donasi yang kami salurkan adalah alat makan, pakaian, kasur, dan juga bahan pokok seperti beras dan minyak,” tuturnya.

Ia menambahkan, terdapat 35 paket bantuan yang disalurkan kepada warga Bantaeng dari hasil pengumpulan donasi sebesar Rp 2,4 juta dengan bantuan tambahan berupa beras 10 Liter serta pakaian dan kasur dari donatur.

“Alhamdulillah, total donasi yang masuk sebanyak Rp 2.430.000, dengan tambahan beras 10 Liter, selebihnya pakaian layak pakai dan kasur. Jumlah paket yang sempat kami bagikan yaitu sebanyak 35 paket,” ujarnya ketika diwawancarai oleh Kru Intelligent.

KSR-PMI PKM merupakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang bergerak dibidang kemanusiaan. Hal tersebut yang melatarbelakangi KSR-PMI PKM mengadakan pengumpulan donasi untuk meringankan beban warga yang terkena dampak banjir bandang di Bantaeng.

Seperti yang diungkapkan Komandan UKM KSR-PMI PKM, Harleily Mayuni Baharsyah. Ia mengungkapkan bahwa keberadaan salah satu anggota KSR-PMI PKM di wilayah Bantaeng yang ikut terdampak juga menjadi alasan pengadaan kegiatan tersebut.

“Selain itu, anggota dari UKM kami kebetulan ada yang berdomisili disana dan merasakan langsung efek dari bencana yang terjadi pada saat itu. Karena mendapatkan informasi tersebut, maka kami menghubungi pihak PMI Bantaeng setempat untuk mendapatkan data assessment dari bencana tersebut,” ungkapnya.

*Reporter: Kru-M53