Polkesmas Berbagi, Penyaluran Bantuan dari Donasi Dosen dan Alumni

oleh -
Ilustrasi Polkesmas Berbagi

MAKASSAR, INTELLIGENT – Kemahasiswaan Poltekkes Kemenkes Makassar (Polkesmas) bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Polkesmas (BEM PKM) mengadakan kegiatan penyaluran bantuan bagi mahasiswa Polkesmas terdampak COVID-19 yang bertajuk Polkesmas Berbagi.

Bantuan tersebut akan disalurkan kepada mahasiswa yang menghuni indekos maupun mahasiswa yang berdomisili di Kota Makassar bersama orang tuanya, tetapi mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sebagai imbas COVID-19.

Kasubbag Kemahasiswaan, Manjilala, S.Gz, M.Gizi mengatakan bahwa bantuan yang akan disalurkan kepada mahasiswa berupa bantuan sembako. Dana bantuan tersebut bersumber dari kumpulan donasi yang diberikan oleh Dosen dan Alumni Polkesmas.

“Bantuannya berupa sembako, isinya masih kami diskusikan. Sumber dananya full dari donasi yang saya kumpulkan dari Dosen dan Alumni. Mengingat jumlah dana terbatas, sehingga tim dituntut agar tim bisa memverifikasi dengan baik mahasiswa yang betul-betul membutuhkan,” ujarnya.

Hingga saat ini, dana yang terkumpul dari donasi tersebut hanya mampu memberikan bantuan sembako bagi 100 mahasiswa Polkesmas. Manjilala berharap, sebagian donasi yang dikumpulkan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) dapat digabungkan dengan dana Polkesmas Berbagi.

“Anggaran yang ada sama saya hanya bisa mengcover 100 mahasiswa. Semoga beberapa hari ke depan ada tambahan donasi. Saya sangat berharap donasi yang dikumpulkan HMJ bisa digabung sebagian dengan ini,” imbuhnya, Senin (18/05).

Mahasiswa yang dapat menerima bantuan dari kegiatan ini akan diseleksi oleh tim Satuan Tugas (Satgas) Polkesmas berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Kemudian, tim tersebut akan mengadakan verifikasi serta turun langsung mendistribusikan bantuan Polkesmas Berbagi.

Presiden Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Makassar, Fardiansyah Saputra mengungkapkan, tim Satgas tersebut merupakan tim yang dibentuk oleh pihak Polkesmas dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang anggotanya berasal dari perwakilan BEM dan tiap HMJ.

“Yah, kami bersama Direktorat yang bentuk tim Satgas ini dan juga ada dari keanggotaan timnya juga ada dari Badan Eksekutif Mahasiswa dan tidak lupa juga perwakilan tiap himpunan,” ungkapnya.

*Reporter : Kru-M23