Peduli Kesehatan Lingkungan Hidup, UKM Mahacitaka Gelar Public Health Seminar

oleh -
Kegiatan Public Health Seminar yang di laksanakan oleh UKM Mahacitaka di Aula Gedung B, Direktorat Poltekkes Kemenkes Makassar, Minggu (18/09).

MAKASSAR, INTELLIGENT – Sebagai bentuk upaya yang dilakukan dalam mempersiapkan lingkungan hidup menghadapi era modern, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Kesehatan Pecinta Alam Lingkungan Hidup (MAHACITAKA) menggelar kegiatan Public Health Seminar yang dilaksanakan di Aula Gedung B, Direktorat Poltekkes Kemenkes Makassar, Minggu (18/09).

Kegiatan ini merupakan salah satu progam kerja dari UKM MAHACITAKA yang bertujuan memberikan kesadaran akan keadaan ligkungan hidup di era sekarang ini. Dengan mengusung tema “Melihat Kembali Lingkungan Hidup Menghadapi Era Society 5.0”.

Ketua panitia pelaksana kegiatan, Nuri Aliyati mengungkapkan alasan mengapa mengangkat tema tersebut yakni kurangnya pemahaman khalayak tentang kondisi kesehatan lingkungan di zaman milenial.

“Mengangkat tema ini karena pada zaman ini, zaman milenial kurang sekali orang memahami atau melihat kembali kondisi lingkungan, dimana mereka kurang sekali memahami untuk kesehatan lingkungan kita,” ungkapnya.

Public Health Seminar ini dihadiri 80 lebih peserta dari berbagai elemen pecinta alam hingga mahasiswa perguruan tinggi. Serta dua pemateri yang memberikan banyak informasi yang bermanfaat mengenai keadaan lingkungan yang ada di sekitar dan pentingnya kesehatan.

Seperti yang dikatakan oleh salah satu peserta, Nur Amilan AR bahwa kegiatan ini lebih disadarkan pentingnya melestarikan lingkungan sebagai gambaran bagaimana kelajutan hidup untuk kedepannya.

“Di sini juga di sadarkan ki untuk lebih melestarikan lingkungan untuk kedepannya. Karena bagaimana lingkungan hari ini itu gambaran bagaimana kedepannya” ujarnya saat di temui kru LPM intelligent.

Senada dengan itu, Wahyu Liani juga mengungkapkan bahwa dengan adanya seminar ini memberikan banyak ilmu tentang kondisi lingkungan hidup untuk menciptakan masyarakat yang sehat.

“Yang saya dapatkan itu bagaimana cara kita sebagai tenaga kesehatan melihat kembali dan lebih sadar lagi bagaimana lingkungan yang terjadi pada masyarakat ini sehingga bisa menciptakan masyarakat yang sehat tentunya,” tutupnya.

*Reporter: Kru 30