Jadwal Penggunaan Lapangan Bulutangkis Tak Sesuai, Mahasiswa Kecewa Fasilitas Kampus Dibatasi

oleh -
Dokumentasi: Lapangan Bulutangkis Auditorium Tidung

MAKASSAR, INTELLIGENT- Penggunaan fasilitas lapangan bulutangkis auditorium tidung dinilai tidak efektif disebabkan jadwal penggunaan lapangan bulutangkis untuk mahasiswa yang bertepatan dengan waktu perkuliahan, sehingga banyak mahasiswa mengeluhkan hal tersebut.

Jadwal penggunaan lapangan bulutangkis ini dikeluhkan dikarenakan jadwal free pemakaian lapangan bulutangkis yang bertabrakan dengan waktu perkuliahan. Jadwal gratis yang diberikan untuk mahasiswa pun terbatas, dimana jika melewati batas waktu penggunaan akan dikenakan tarif. Untuk jadwal free mahasiswa pada hari Senin sampai Kamis pada jam 08.00 hingga 12.00.

Menanggapi hal itu, Staf Keuangan Polkesmas, Ilham Putra Utama, S.E. mengatakan bahwa selain jadwal yang telah diberikan, tidak ada lagi jadwal yang kosong dikarenakan sebelumnya sudah full booking oleh penyewa.

“Tidak bisa, karena diwaktu-waktu itu sudah dibooking sebelumnya oleh member,” ujarnya kepada Kru Intelligent.

Ia pun menambahkan bahwa penanggungjawab jadwal untuk mahasiswa sendiri diserahkan kepada Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pemuda Olahraga (Paraga) untuk pengelolaannya.

“Untuk pengaturan jadwal mahasiswanya kami diserahkan ke UKM Paraga kelola,” tambahnya.

Melansir pernyataan diatas, Formatur Ketua Umum UKM Paraga, Ahdiyat Tri Nugraha menuturkan pengaturan jadwal untuk mahasiswa belum ada, dan akan segera direalisasikan setelah pelantikan Keluarga Mahasiswa (KEMA-PKM).

“Masalah jadwal belum kami atur sebagaimana mestinya dan sesuai apa yang diinginkan orang birokrasi, mungkin setelah pelantikan baru kami atur jadwal,” ujarnya.

Ia pun menambahkan sebelum penggunaan lapangan bulutangkis diharapkan untuk mengkonfirmasi lebih dulu kepada UKM Paraga.

“Terlebih dahulu harus konfirmasi dengan teman-teman Paraga, supaya teman-teman yang ingin memakai lapangan tersebut bisa kami kosongkan,” ujarnya.

Sementara itu pemberian jadwal penggunaan lapangan bulutangkis menuai kritik dari mahasiswa. Banyak mahasiswa yang kecewa dengan jadwal penggunaan fasilitas yang dibatasi oleh kampus.

Seperti yang diungkap salah satu mahasiswa jurusan Kesehatan Lingkungan, Ace (bukan nama sebenarnya) mengaku keberatan atas pembatasan jadwal untuk mahasiswa yang telah diberikan.

“Keberatan ya, apalagi katanya jam kuliah, jam 8, siapa yang mau main kalo semua mahasiswa juga kuliah,” ungkapnya kepada Kru Intelligent.

Ia pun menambahkan bahwa penggunaan fasilitas lapangan bulutangkis ini sebaiknya digunakan oleh semua orang yang berada dalam lingkup Polkesmas tanpa ada batasan.

“Sebaiknya semua lapangan itu harus bersifat universal bagi yang masih berada dalam lingkup Polkesmas, tidak perlu ada batasan, karena terkesan ada kasta disana,” tambahnya.

*Reporter: Kru 03