Cuaca Buruk Di Topejawa, Fogging Rumah Warga Dibatalkan

oleh -
Fogging Pada Rumah Warga Topejawa Dibatalkan Karena Pengaruh Cuaca Buruk, Desa Topejawa, Kabupaten Takalar, Sabtu (24/08).

MAKASSAR, INTELLIGENTFogging yang mulanya masuk dalam rangkaian kegiatan Baksos Terpadu KEMA PKM di Desa Topejawa, Kab. Takalar terpaksa dibatalkan karena kondisi cuaca yang tak mendukung.

Dikutip dari CNN Indonesia, Fogging atau pegasapan merupakan salah satu cara efektif membunuh nyamuk pembawa virus dengue yang mengakibatkan penyakit demam berdarah. Pengasapan ini dapat membuat nyamuk Aedes aegypti yang bersarang di dalam rumah mati.

Ketua Panitia Baksos, Hijjatul Akbar mengaku cukup kecewa terkait kegiatan Fogging yang harus dibatalkan karena adanya angin kencang yang melanda Desa Topejawa selama kurang lebih 3 hari terakhir.

“Iya, sudah siap alat dan bahannya, tapi itumi faktor angin kencangnya,” ujarnya saat diwawancarai via WhatsApp, Minggu (25/08).

Fogging sendiri merupakan kegiatan rutin yang telah sering dilakukan dalam pelaksanaan Baksos Terpadu Kema PKM sebelumnya. Namun, pembatalan pelaksanaan Fogging kali ini sangat disayangkan mengingat di Desa Topejawa belum pernah dilakukan Fogging.

Seperti yang diungkapkan oleh Sekertaris Desa Topejawa, Nurjayanyi, S.Pd. Fogging harusnya menjadi salah satu kegiatan yang baru di Topejawa karena Fogging belum pernah dilakukan di desa tersebut.

Fogging baru mau dilakukan ini, karena kemarin yang UIN itu ndak ada fogging,” bebernya.

*Reporter: Kru-M52