Alami Hambatan, POLKESMAS akui ada kesalahan Pada Siakad

oleh -
Adanya hambatan dalam penggunaan aplikasi Siakad untuk pengurusan KRS semester ganjil

MAKASSAR INTELLIGENT- Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Makassar (POLKESMAS) mengalami hambatan dalam proses pengisian Kartu Rencana Studi (KRS) pada semester ganjil tahun ini.

Pasalnya Siakad yang merupakan sistem baru yang digunakan sehingga, saat ini masih banyak mahasiswa yang belum bisa mengakses diakibatkan kurangnya pemahaman dalam penggunaan aplikasi ini.

Hal ini di ungkapkan oleh kepala unit IT, Alumni, dan kerja sama Poltekkes Kemenkes Makassar, Manjilala, S.Gz,M,Gz. Bahwa aplikasi siakad ini masih dalam tahap migrasi database Kurikulum.

“Saat ini masih tahap migrasi database kurikulum, ternyata proses ini diluar perkiraan kami, membutuhkan waktu yang lama khusus untuk mahasiswa baru, dalam proses pembuatan NIM harus masuk ke modul penerimaan mahasiswa baru yang ada di siakad sehingga ada tahapan yang harus dilakukan secara manual karna pada penerimaan mahasiswa baru belum menggunakan siakad.” ungkapnya.

Ia pun menambahkan bahwa hal ini mengakibatkan adanya permasalahan dalam pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dialami oleh beberapa mahasiswa

” Iya, migrasi data keuangan belum tuntas, saat ini bagian keuangan sementara bekerja, Semoga bisa selesai secepatnya. Ke depan status pembayaran di bank akan otomatis terintegrasi dengan siakad, sehingga setiap mahasiswa yang sudah membayar otomatis muncul statusnya di siakad tapi kemungkinan nanti semester berikutnya baru berjalan,” tambahnya

Selanjutnya ia mengatakan bahwa akan ada pemberian jadwal mengenai sosialisasi untuk memperkenalkan aplikasi ini kepada mahasiswa.

“Solusi nya akan di sampaikan hari ini ke WA group Mekanisme terkait hal ini. Sosialisasi itu sendiri Kami sudah menyampaikan penyedian aplikasi dana sampai saat ini belum ada jadwal yang di berikan”.

Sementara itu banyak mahasiswa yang mengakui tak paham dan merasa kesulitan untuk menggunakan aplikasi Siakad yang baru digunakan untuk semester ganjil ini.

Salah satu mahasiswa dari jurusan kesehatan lingkungan, Sulfikri Hidayat berharap untuk diadakannya sosialisasi menenai penggunaan siakad ini agar mahasiswa dapat mempermudah dalam mengurus administrasi.

” Untuk pengisian KRS saya kurang tau. Harapan saya semoga sistem yang baru ini yaitu siakad bisa mempermudah mahasiswa dalam urusan administrasi perkuliahan di tengah perkuliahan daring maupun luring nantinya,”

*Reporter: Kru M- 34